|
|
Berita dan Artikel -
Ekspor
|
|
Ditulis oleh Beacukai-Customs
|
|
Kamis, 22 Januari 2009 00:00 |
|
PANGKALPINANG, KAMIS — Tim Bea dan Cukai membongkar sedikitnya lima kontainer berisi balok timah yang tertahan di Sungai Pangkalbalam, Rabu (21/1). Sampel timah siap ekspor itu diambil untuk diperiksa. Hasil sementara pemeriksaan lab menemukan, ada di antara balok timah itu yang kadarnya di bawah standar ekspor minimal 99,85 persen.
Kepala Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Pangkalbalam, Pangkalpinang, Indra Djaya Bahri mengungkapkan hasil sementara pemeriksaan itu kepada Bangka Pos Group saat dikonfirmasi, Rabu sore. Hasil tersebut akan dibawa ke pusat untuk diperiksa kembali kadarnya.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Berita dan Artikel -
Ekspor
|
|
Ditulis oleh Beacukai-Customs
|
|
Selasa, 06 Januari 2009 00:00 |
|
Masyarakat kota Dumai, Riau, mengancam akan menutup pelabuhannya untuk ekspor jika Peraturan Menteri Perdagangan tentang pembatasan impor lima barang konsumsi tidak direvisi.
"Peraturan nomor 44 tahun 2008 itu akan mematikan ekonomi rakyat," kata anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Dumai di gedung parlemen, Senayan. Pasalnya, dalam peraturan itu hanya lima pelabuhan laut yang diperbolehkan memasukkan lima jenis barang konsumsi, yakni Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Mas, Tanjung Perak, dan Soekarno-Hatta Makassar.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Berita dan Artikel -
Ekspor
|
|
Ditulis oleh Beacukai-Customs
|
|
Jumat, 05 Desember 2008 00:00 |
JAKARTA: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menganggap penerapan Sistem Pelayanan Elektronik Terpadu (national single window/NSW) untuk eskpor pada Desember 2008 di Pelabuhan Tanjung Priok dapat menekan biaya dan menyederhanakan prosedur ekspor-impor.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|